JAKARTA, BisnisMarket.com – Panggung Indonesian Idol Season 14 (2026) tampil beda tahun ini. Kehadiran komika sekaligus mantan jurnalis musik, Soleh Solihun, di kursi juri utama bersama Maia Estianty, Bunga Citra Lestari (BCL), Rossa, dan Judika, sukses mencuri perhatian publik. Sejak babak audisi hingga Spektakuler Show, komentar-komentar jujur dan cenderung "pedas" dari Soleh kerap menjadi buah bibir di media sosial.
Bungkam Kritik Netizen dengan Rekam Jejak
Pemilihan Soleh Solihun sebagai juri sempat menuai pro dan kontra. Banyak warganet yang mempertanyakan kompetensinya karena ia bukan seorang penyanyi profesional. Namun, Soleh menanggapi kritik tersebut dengan santai. Ia menegaskan bahwa latar belakangnya sebagai mantan editor majalah Rolling Stone Indonesia dan Trax memberinya spektrum penilaian yang luas.
"Pekerjaan gue dari tahun 2004 sebagai wartawan musik memang menilai dan mengkritisi. Kalau dulu lewat tulisan, sekarang lewat lisan," ujar Soleh dalam sebuah wawancara di Jakarta (2/4/2026). "Menilai penyanyi itu satu paket; bukan cuma soal suara benar atau tidak, tapi soal karakter dan bagaimana mereka membawakan lagu di panggung."
Warna Baru di Meja Juri
Kehadiran Soleh dianggap membawa perspektif segar. Jika juri lain lebih fokus pada teknis vokal, Soleh sering kali menyoroti aspek attitude, storytelling, hingga konsistensi peserta. Di babak Spekta 7 baru-baru ini, komentar kritisnya terhadap penampilan beberapa kontestan bahkan sempat viral karena dinilai terlalu berani namun tetap logis.
Dinamika Indonesian Idol Season 14
Indonesian Idol 2026 kini telah memasuki babak Top 8. Persaingan semakin ketat setelah eliminasi Arrcely di babak sebelumnya. Dengan formasi juri yang beragam—mulai dari musisi legendaris hingga kritikus musik seperti Soleh—musim ini diharapkan mampu melahirkan bintang baru yang tidak hanya memiliki suara emas, tetapi juga mentalitas industri yang kuat. (*)