JAKARTA, BisnisMarket.com – Di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif, masyarakat kini cenderung mencari sumber penghasilan yang lebih stabil dan terukur. Menjawab kebutuhan tersebut, pameran bisnis waralaba dan kemitraan edisi ke-26, FLEI Business Show 2026, resmi dibuka pada Kamis (7/5/2026) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 ini hadir sebagai solusi bagi calon pelaku usaha untuk memulai bisnis dengan risiko terkendali melalui sistem yang telah teruji. Gelaran ini diselenggarakan bersamaan dengan Cafe Brasserie Expo (CBE) dan Morefood Expo, menciptakan ekosistem bisnis Food & Beverage (F&B) serta peluang kemitraan terlengkap dalam satu area.

Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran perwakilan kementerian dan asosiasi, termasuk Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Turut hadir pula perwakilan dari KADIN Indonesia dan Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI). Dukungan lintas kementerian ini menegaskan posisi FLEI sebagai agenda strategis nasional dalam mendorong sektor kewirausahaan sebagai motor penggerak ekonomi.

Data Kementerian Perdagangan per Februari 2026 mencatat penerbitan 165 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) dalam negeri dan 162 luar negeri. Angka ini menjadi sinyal kuat pertumbuhan sektor waralaba di tengah perlambatan ekonomi. Terlebih lagi, UMKM memberikan kontribusi signifikan dengan menyerap 97% tenaga kerja dan menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

President Director Panorama Media, Royanto Handaya, menjelaskan bahwa meskipun dunia menghadapi tantangan inflasi dan gangguan rantai pasok, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi.

"Data resmi menunjukkan ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh 5,11%, lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Bahkan sektor jasa lainnya tumbuh hampir 10%," ujar Royanto dalam sambutannya.

Gelaran tahun ini juga mencatatkan sejarah dengan bergabungnya BCA sebagai Official Banking Partner untuk pertama kalinya. Langkah ini menunjukkan bahwa sektor waralaba nasional telah berevolusi menjadi ekosistem investasi kredibel yang dipercaya institusi keuangan besar. Sebagai enabler, BCA memberikan kemudahan akses modal dan promo eksklusif bagi pengunjung yang ingin mengeksekusi rencana bisnis mereka.

Sejak hari pertama, ribuan pengunjung telah memadati area pameran untuk mengeksplorasi lebih dari 150 jenama (brand) dari berbagai sektor. Selain pameran, pengunjung juga dapat mengikuti Business Conference yang menghadirkan praktisi, pendiri jenama ternama, serta investor untuk berbagi strategi bisnis.

Ketua Umum Perhimpunan WALI, Levita Ginting Supit, menambahkan bahwa model bisnis waralaba semakin relevan bagi masyarakat modern. "Franchise menjadi opsi nyata bagi para profesional yang ingin memiliki bisnis tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama, karena sistemnya sudah siap pakai dan risikonya terukur," tuturnya.