BISNISMARKET.COM - Dubai, pusat penerbangan global, tengah mempersiapkan sebuah perubahan infrastruktur udara yang sangat signifikan dalam dekade mendatang. Bandara Internasional Dubai (DXB), yang saat ini memegang predikat sebagai bandara internasional paling sibuk di dunia, akan segera mengakhiri masa operasionalnya.

Keputusan besar ini menandai titik balik penting dalam peta pengembangan infrastruktur transportasi udara di kawasan Timur Tengah. Rencana ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat untuk memajukan sektor penerbangan mereka.

Penghentian operasi secara permanen untuk Bandara Internasional Dubai (DXB) direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2035 mendatang. Penetapan waktu ini memberikan kerangka waktu yang jelas bagi semua pemangku kepentingan untuk melakukan transisi penuh.

Seluruh aktivitas penerbangan yang selama ini terpusat dan dilayani oleh DXB akan dialihkan sepenuhnya ke lokasi pengganti yang telah dipersiapkan secara matang. Proses pemindahan ini memerlukan koordinasi intensif antar berbagai pihak terkait.

Langkah relokasi ini mencakup pemindahan seluruh maskapai penerbangan yang beroperasi di sana, tanpa terkecuali. Hal ini termasuk maskapai unggulan Uni Emirat Arab, yaitu Emirates, yang memiliki basis utama di Dubai.

"Keputusan besar ini menandai perubahan signifikan dalam peta infrastruktur penerbangan global di Timur Tengah," demikian disampaikan dalam informasi mengenai rencana strategis tersebut.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, rencana penghentian operasi DXB merupakan bagian dari visi pengembangan infrastruktur transportasi udara yang lebih besar di Dubai. Hal ini menunjukkan komitmen mereka terhadap modernisasi layanan penerbangan.

"Seluruh aktivitas penerbangan yang saat ini terpusat di DXB akan dialihkan sepenuhnya ke lokasi yang telah dipersiapkan sebelumnya," menggarisbawahi langkah totalitas dalam proses transisi tersebut.

Pemindahan total ini memastikan bahwa meskipun DXB akan berhenti beroperasi, konektivitas udara Dubai sebagai kota global akan tetap terjaga melalui fasilitas yang baru. Ini menjadi studi kasus menarik mengenai perencanaan kota metropolitan.