Jakarta - Dunia kesehatan Indonesia kembali diguncang kabar tak sedap! Seorang dokter jantung anak senior yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, mengaku telah dipecat oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Pengakuan Mengejutkan di Media Sosial

Dilansir dari Bloomberg Technoz (16/2/2026), Kabar pemecatan ini pertama kali mencuat melalui unggahan video di akun Instagram pribadi Dokter Piprim, @dr.piprim, pada Minggu (15/2/2026) malam. Dalam video singkat tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang selama ini telah bekerja sama dengannya.

"Akhirnya saya dipecat oleh Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin," ujarnya dengan nada getir dalam video tersebut.

Tak hanya itu, Dokter Piprim juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pasien di RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM), mahasiswa-mahasiswi Universitas Indonesia, residen, calon dokter anak, hingga fellow calon konsultan jantung anak.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak lagi bisa mendampingi kalian-kalian dalam menempuh pendidikan kalian," lanjutnya.

Konflik Kolegium Jadi Biang Kerok?

Dalam kesempatan itu, Dokter Piprim menyinggung perihal sikapnya terkait kolegium yang saat ini berada di bawah Kementerian Kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari seniornya bahwa jika ia tidak mendukung badan tersebut, maka berpotensi dimutasi.

Menurutnya, keputusan untuk memperjuangkan independensi kolegium dan menolak organisasi ini berada di bawah kendali Menteri Kesehatan adalah sesuai dengan amanah kongres nasional.