JAKARTA, BisnisMarket.com- Dalam dunia diplomasi, angka seringkali berbicara lebih keras daripada kata-kata.
Namun, di balik penurunan tarif Amerika Serikat terhadap Indonesia dari 32% menjadi 19%, terdapat lebih dari sekadar angka—terdapat potensi besar bagi perekonomian nasional, stabilitas industri, dan lapangan kerja yang melibatkan jutaan orang di berbagai daerah.
Fauzan Fadel, B.Eng., MBA, seorang pengusaha muda yang juga aktif dalam sektor manufaktur, menyampaikan pandangannya tentang penurunan tarif yang dianggapnya lebih dari sekadar capaian diplomatik.
“Penurunan tarif dari 32% ke 19% bukan sekadar angka diplomatik—ia berpotensi menjaga hingga 1% PDB Indonesia dan jutaan lapangan kerja,” ujarnya pada Selasa (3/3/2026).
Pada April 2025, Amerika Serikat memberlakukan tarif tinggi sebesar 32% sebagai respons terhadap defisit perdagangan mereka terhadap Indonesia yang mencapai USD 19,3 miliar. Jika kebijakan ini terus berlanjut, potensi kehilangan ekspor Indonesia bisa mencapai USD 8–10 miliar.
Mengingat Amerika Serikat adalah salah satu tujuan utama ekspor non-migas Indonesia dengan total perdagangan bilateral mencapai USD 40 miliar per tahun, dampak dari kebijakan tarif tinggi ini jelas akan terasa. Potensi kerugian terhadap ekonomi Indonesia bisa mencapai USD 12–20 miliar, atau sekitar 0,8–1,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Namun, dengan diplomasi yang cermat, pemerintah Indonesia berhasil menurunkan tarif menjadi 19%, serta memberikan tarif 0% untuk sejumlah produk unggulan. Presiden Prabowo Subianto dianggap berhasil meredam potensi dampak negatif yang bisa meruntuhkan perekonomian nasional.
Penurunan tarif ini tidak hanya berdampak pada angka makroekonomi, tetapi juga pada sektor-sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sektor logistik, yang menopang hampir 90% perdagangan internasional Indonesia, menjadi sektor yang langsung merasakan manfaatnya.
Stabilitas ekspor memastikan pergerakan kontainer, utilisasi pelabuhan, serta aktivitas pergudangan dan distribusi domestik tetap berjalan dengan lancar.