JAKARTA, BisnisMarket.com - Siapa sangka, di tengah hiruk pikuk perekenomian bangsa, muncul sosok pemimpin perempuan yang tak hanya memimpin dengan hati, tetapi juga dengan kekayaan luar biasa. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kini menyandang predikat sebagai gubernur terkaya di Indonesia, dengan total harta kekayaan yang fantastis mencapai Rp972 miliar. Angka ini bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan dari perjalanan hidup, kerja keras, dan mungkin juga warisan berharga yang patut diulas lebih dalam. Mari kita selami profil Sherly Tjoanda, sang gubernur terkaya dengan harta Rp972 miliar yang memimpin Maluku Utara, dan bagaimana ia tercatat dalam LHKPN.
Jejak Kekayaan Sang Pemimpin Perempuan
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tercatat sebagai gubernur dengan kekayaan tertinggi di Indonesia, berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan. Total kekayaannya mencapai Rp972 miliar, sebuah angka yang mengundang decak kagum dan rasa penasaran publik. Dominasi kekayaan Sherly Tjoanda sebagian besar terletak pada aset properti, yaitu tanah dan bangunan, yang nilainya mencapai Rp201 miliar.
"Dari informasi yang diunggah di website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), nilai tanah dan bangunan yang dimiliki Sherly sebesar Rp201 miliar," demikian bunyi salah satu laporan dilansir dari Bloomberg Technoz (23/3). Rinciannya menunjukkan kepemilikan yang tersebar di berbagai wilayah strategis, meliputi 212 bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Ambon, Ternate, Surabaya, Halmahera Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Makassar, dan Pulau Morotai. Luasnya sebaran aset ini mengindikasikan visi investasi properti yang matang dan jangkauan yang luas.
Koleksi Kendaraan Mewah dan Harta Bergerak Lainnya
Tak hanya unggul dalam aset properti, Sherly Tjoanda juga memiliki koleksi kendaraan yang mengesankan. Tercatat, ia memiliki lima unit kendaraan dengan nilai total mencapai Rp7 miliar. Di antara koleksinya adalah mobil Land Rover R Rover tahun 2019 senilai Rp3 miliar, mobil Lexus tahun 2023 senilai Rp2,5 miliar, Toyota Alphard senilai Rp241 juta, motor Kawasaki senilai Rp115 juta, dan mobil Hummer Jeep tahun 1900 senilai Rp1,1 miliar. Menariknya, sebagian besar kendaraan ini tercatat sebagai warisan, menunjukkan adanya jejak kekayaan keluarga yang telah terbangun sejak lama.
Selain properti dan kendaraan, Sherly juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp35 miliar. Ini menunjukkan diversifikasi aset yang dimiliki, tidak hanya terpaku pada satu jenis kekayaan.
Investasi Cerdas dalam Surat Berharga dan Kas
Lebih lanjut, laporan LHKPN mengungkap bahwa Sherly Tjoanda memiliki surat berharga senilai Rp262 miliar dan kas sebesar Rp236 miliar. Kepemilikan surat berharga dalam jumlah besar ini mengindikasikan strategi investasi yang cerdas dan berorientasi pada pertumbuhan nilai jangka panjang. Sementara itu, jumlah kas yang signifikan menunjukkan likuiditas yang baik dan kesiapan dalam menghadapi berbagai kebutuhan finansial.
Meskipun memiliki kekayaan yang melimpah, Sherly Tjoanda juga tercatat memiliki utang sebesar Rp6,9 miliar. Hal ini wajar dalam pengelolaan keuangan yang sehat, di mana utang dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk pengembangan aset lebih lanjut.
