BISNISMARKET.COM - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mengintensifkan penguatan kanal digitalnya, dengan menempatkan layanan mobile banking BYOND by BSI sebagai garda terdepan dalam strategi tersebut. Bank syariah terbesar di Indonesia ini memiliki ambisi besar untuk menembus angka 10 juta pengguna aktif pada platform mobile banking andalannya.
Sejak diperkenalkan pada November 2024, superapp BYOND telah bertransformasi menjadi gerbang utama bagi nasabah mengakses layanan perbankan dengan cara yang jauh lebih praktis dan fleksibel. Perkembangan ini sejalan dengan tren gaya hidup nirsentuh (cashless) yang semakin diadopsi, terutama oleh segmen generasi muda.
BYOND dirancang sebagai sebuah superapp perbankan digital yang mengusung desain modern dan interaktif, memastikan keselarasan dengan dinamika kebutuhan finansial masyarakat kontemporer. Inovasi ini terbukti membuahkan hasil signifikan dalam waktu singkat.
Dalam rentang waktu satu tahun sejak peluncuran perdananya, terjadi lonjakan pengguna BYOND yang impresif, mencapai pertumbuhan sebesar 197 persen secara tahunan (year on year/yoy). Meskipun demikian, BSI tetap mempertahankan BSI Mobile sebagai kanal pendukung operasional perbankan sehari-hari.
Akselerasi pertumbuhan pengguna BYOND ini tidak lepas dari upaya perseroan dalam melakukan percepatan transformasi digital, yang diwujudkan melalui pengembangan fitur-fitur produk yang inovatif dan relevan bagi pasar.
Salah satu daya tarik utama yang berhasil menarik minat nasabah adalah fitur Tabungan Emas, yang merupakan layanan bullion bank dan dapat diakses langsung melalui BYOND dengan nominal investasi yang terjangkau, bahkan mulai dari Rp50 ribu saja.
Inovasi layanan Tabungan Emas ini turut mendorong peningkatan jumlah penggunanya hingga menembus angka lebih dari 530 ribu nasabah, menandai pertumbuhan fantastis sebesar 417 persen secara tahunan. Selain itu, BSI juga terus memperkaya ekosistem digitalnya, termasuk penguatan layanan terkait haji dan umrah.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa digitalisasi telah terbukti menjadi katalisator penting dalam mendorong kemajuan kinerja bisnis perseroan secara keseluruhan.
"Digitalisasi menjadi entry gate dalam memperkenalkan produk dan layanan BSI dengan cara yang mudah, aman, dan inklusif, salah satunya melalui BYOND,” ujar Anggoro Eko Cahyo dalam keterangan resminya pada tanggal 31 Maret 2026.