JAKARTA, BisnisMarket.com - Sebuah insiden yang menghebohkan terjadi di sebuah toko kelontong di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tiga pelaku yang mengaku sebagai warga negara asing (WNA) melakukan aksi penipuan yang berujung pada kerugian sebesar Rp 4 juta. Kejadian ini bukan hanya sekadar kasus pencurian biasa, melainkan sebuah aksi cerdas yang memanfaatkan kepercayaan dan ketidaktahuan korban.

Misteri di Balik Uang Melayang

Pada Minggu (8/3/2026) sore, pemilik toko, Taufik Hidayat (30), mendadak menjadi korban dari sebuah modus penipuan yang cukup rumit. Ketika para pelaku datang dengan mobil berwarna silver, mereka langsung menjalankan aksi tipu daya yang menyasar ketidaktahuan korban. Dua perempuan berpura-pura melihat barang dagangan, sementara satu pria langsung berinteraksi dengan Taufik. Dengan nada ramah dan sopan, mereka meminta penukaran uang pecahan Rp 100.000 dengan alasan koleksi uang baru.

Namun, di balik tutur kata ramah dan sikap santun itu, tersimpan niat jahat. Pelaku laki-laki yang turut masuk ke toko secara diam-diam mengetahui lokasi penyimpanan uang milik korban. Saat korban memperlihatkan uang yang disimpan di kamar, pelaku laki-laki tersebut ikut masuk dan menyaksikan secara langsung. Saat situasi mulai membingungkan, dua pelaku perempuan berbicara dalam bahasa asing yang membuat perhatian korban teralihkan.

Aksi Cerdas dan Licik Pelaku

Menurut Kanit Reskrim Polsek Delanggu, Aiptu Mardana, modus yang digunakan pelaku cukup cerdik dan terencana. "Pelaku sempat meyakinkan korban bahwa uang telah dikembalikan, padahal mereka justru membawa kabur uang Rp 4 juta," jelasnya dilansir dari Kompas.com (11/3). Setelah pelaku pergi, baru korban menyadari bahwa uangnya hilang, sekitar 10-15 menit setelah kejadian.

Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat jelas bahwa pelaku beraksi dengan sangat hati-hati dan terorganisasi. Kendaraan yang digunakan pun sulit diidentifikasi secara pasti karena sudut pengambilan gambar yang terbatas. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku dan keberadaan mereka.


Tiga orang diduga WNA melakukan aksi gendam di Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu, 8 Maret 2026. (Foto Tangkapan layar akun Instagram @infocegatanklaten via Kompas.com)

Pelaku Pura-Pura WNA, Tapi Masih Diselidiki