BISNISMARKET.COM - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mematangkan langkah besar dalam transformasi operasionalnya guna mencapai visi baru sebagai mitra utama pemberdayaan finansial keluarga Indonesia. Aksi korporasi ini merupakan bagian integral dari rencana strategis yang dikenal sebagai corporate plan 1+3+5.

Fokus utama dari transformasi masif ini adalah menciptakan keunggulan dalam layanan dan operasional (Service and Operational Excellence). Tujuannya jelas, yakni menyajikan pengalaman perbankan yang tak tertandingi bagi seluruh nasabah BTN di berbagai lini layanan.

Inisiatif tersebut ditopang oleh tiga pilar perubahan fundamental yang kini sedang digalakkan oleh perseroan secara menyeluruh. Ketiga pilar ini menjadi kunci utama dalam mendefinisikan ulang cara BTN berinteraksi dan melayani masyarakat luas.

Pilar pertama adalah implementasi konsep Loan Factory, sebuah strategi untuk mengatasi masalah lama terkait proses kredit yang tidak seragam dan produktivitas yang timpang. Sentralisasi pemrosesan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kini menjadi standar baru.

"Dengan sentralisasi ini, kami menciptakan kecepatan layanan, efisiensi, transparansi, dan meminimalisir potensi kesalahan manusia," jelas Direktur Operations BTN, I Nyoman Sugiri Yasa.

Langkah ini memastikan bahwa proses pengajuan KPR, yang sebelumnya tersebar dengan standar bervariasi, kini terpusat untuk efisiensi maksimal. Hasilnya, proses menjadi lebih cepat, transparan, dan standarisasi dapat diterapkan dengan lebih kuat di seluruh unit kerja BTN.

Pilar kedua menyangkut peremajaan besar-besaran pada kantor cabang, atau Revamp Branch Operations, untuk mengubah persepsi publik bahwa BTN hanyalah bank spesialis KPR subsidi. BTN berupaya keras menjadi tujuan utama nasabah untuk menabung dan berinvestasi.

"Kami ingin nasabah melihat BTN sebagai bank yang relevan di pasar. Mereka mau datang bukan hanya untuk urusan KPR, tetapi juga untuk menabung dan berinvestasi," tegas I Nyoman Sugiri Yasa.

Transformasi fisik dan digital cabang dilakukan secara simultan, termasuk peluncuran konsep Digital Store perdana pada tahun 2025 di lokasi strategis, bahkan berkolaborasi dengan merek kopi lokal untuk menciptakan suasana yang lebih kekinian.