BISNISMARKET.COM - Pasar aset kripto menunjukkan sinyal positif pada hari Minggu, 5 April 2026, ditandai dengan lonjakan signifikan pada mata uang digital utama. Bitcoin, sebagai barometer utama industri, berhasil mencatatkan kenaikan tipis namun signifikan.
Kenaikan harian yang tercatat adalah sekitar 1 persen, sebuah pergerakan yang cukup berarti dalam konteks volatilitas pasar kripto saat ini. Pergerakan ini membawa harga Bitcoin kembali bertahan di level psikologis yang penting.
Secara spesifik, harga Bitcoin pada penutupan hari itu dipatok pada kisaran Rp1,43 miliar per koin. Angka ini setara dengan valuasi global sebesar US$67.215, menunjukkan apresiasi nilai yang stabil.
Kondisi pasar global nampaknya menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga aset digital ini. Dinamika makroekonomi internasional terus menjadi sorotan utama investor.
Sentimen umum dari investor juga memainkan peran krusial dalam membentuk pergerakan harga Bitcoin pada hari tersebut. Ada indikasi pergeseran optimisme di kalangan pelaku pasar.
"Harga Bitcoin hari ini, Minggu (5/4/2026), tercatat menguat sekitar 1 persen dan bertahan di kisaran Rp1,43 miliar per koin, setara US$67.215," ujar Analis Pasar Kripto, dilansir dari laporan perdagangan harian.
Pergerakan harga ini terjadi di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti kondisi ekonomi global. Faktor-faktor makroekonomi menjadi variabel yang tidak bisa diabaikan oleh pelaku pasar kripto.
Kenaikan ini menegaskan kembali peran Bitcoin sebagai aset yang sensitif terhadap perubahan sentimen dan kebijakan moneter di berbagai negara maju. Investor terus memantau perkembangan tersebut.
Meskipun kenaikan 1% terbilang moderat, keberhasilan mempertahankan level Rp1,43 miliar adalah sebuah pencapaian penting setelah periode konsolidasi sebelumnya. Hal ini memberikan harapan baru bagi pasar.