BISNISMARKET.COM - BDx, yang dikenal sebagai salah satu penyedia infrastruktur pusat data terkemuka di kawasan ini, telah berhasil mengamankan jaminan pasokan daya listrik yang sangat signifikan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kesepakatan besar ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi pertumbuhan permintaan digital yang kian masif.
Total kapasitas listrik yang dikomitmenkan oleh PLN kepada BDx ini mencapai angka substansial, yaitu sebesar 1,2 Gigawatt (GW). Angka ini menunjukkan besarnya skala investasi dan rencana ekspansi yang tengah digagas oleh BDx di pasar Indonesia.
Kapasitas daya listrik sebesar 1,2 GW tersebut dialokasikan secara khusus untuk menunjang seluruh operasional dan rencana pengembangan fasilitas pusat data yang dimiliki BDx. Hal ini mencakup infrastruktur fisik yang krusial bagi ekonomi digital masa depan.
Selain untuk pusat data konvensional, pasokan energi besar ini juga diprioritaskan untuk mendukung pertumbuhan pesat infrastruktur kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang memerlukan daya komputasi sangat tinggi. Indonesia menjadi fokus utama dalam ekspansi ini.
Kesepakatan ini menggarisbawahi pentingnya infrastruktur energi yang andal untuk mendukung revolusi teknologi, terutama dalam konteks pusat data yang menjadi tulang punggung layanan digital modern. Ketersediaan listrik menjadi faktor penentu keberhasilan ekspansi teknologi.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, komitmen pasokan daya ini menegaskan keseriusan BDx dalam memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam penyediaan infrastruktur digital di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas nasional dalam menampung beban kerja digital.
"BDx, salah satu penyedia infrastruktur pusat data terkemuka, telah mengamankan komitmen pasokan daya listrik yang signifikan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Komitmen ini mencapai total kapasitas sebesar 1,2 Gigawatt (GW)," demikian disampaikan dalam pemberitaan tersebut.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa kapasitas listrik sebesar 1,2 GW ini dialokasikan secara spesifik untuk mendukung operasional dan ekspansi pusat data (data center) serta infrastruktur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) milik BDx di Indonesia. Hal ini menunjukkan fokus ganda antara layanan data tradisional dan teknologi masa depan.
Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, langkah BDx ini sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk mempercepat transformasi digital dan mengadopsi teknologi AI secara lebih luas di berbagai sektor industri. Ketersediaan daya adalah prasyarat utama pencapaian target tersebut.