BISNISMARKET.COM - Bank Muamalat secara aktif tengah menggenjot segmen pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan bisnis mereka ke depan. Langkah strategis ini mencerminkan komitmen bank syariah tersebut untuk mendukung sektor riil di Indonesia.
Institusi perbankan ini telah mencatatkan kinerja yang cukup solid dalam penyaluran pembiayaan kepada sektor UMKM hingga akhir tahun 2025. Angka outstanding pembiayaan untuk segmen ini tercatat mencapai Rp 2,9 triliun pada periode tersebut.
Angka Rp 2,9 triliun tersebut merupakan buah dari pertumbuhan yang telah dicapai Bank Muamalat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut dikonfirmasi mencapai angka 24 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Menatap tahun berikutnya, target yang ditetapkan oleh Bank Muamalat menjadi jauh lebih ambisius dan menunjukkan optimisme tinggi terhadap pasar UMKM. Mereka tengah mempersiapkan akselerasi pertumbuhan yang lebih masif.
Bank Muamalat menargetkan bahwa outstanding pembiayaan untuk segmen UMKM akan melonjak signifikan pada penghujung tahun 2026. Proyeksi pertumbuhan yang ditetapkan sangat menantang bagi seluruh lini operasional bank.
"Bank Muamalat mencatat outstanding pembiayaan SME Rp 2,9 triliun di 2025, tumbuh 24%," sebagaimana informasi yang disampaikan oleh pihak bank. Ini menunjukkan fondasi kuat yang telah dibangun untuk ekspansi lebih lanjut.
Lebih lanjut, bank tersebut menetapkan sasaran yang lebih tinggi untuk menggarap potensi besar dari para pelaku usaha kecil dan menengah. Target ambisius ini menjadi fokus utama dalam perencanaan jangka pendek mereka.
"Target 2026 makin ambisius, capai 30%," demikian ditegaskan oleh manajemen Bank Muamalat terkait proyeksi pertumbuhan pembiayaan di segmen UMKM. Peningkatan ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan dan perekonomian lokal.
Dikutip dari sumber berita terkait, upaya peningkatan pembiayaan ini sejalan dengan visi Bank Muamalat untuk menjadi bank syariah terdepan yang memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar mereka di sektor pembiayaan produktif.