BISNISMARKET.COM - Fenomena spam promosi judi online yang semakin marak di berbagai platform media sosial kini menjadi perhatian serius. Komentar-komentar yang bertebaran di lini masa akun-akun publik tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat luas.

Keberadaan konten negatif ini tak lepas dari sorotan para ahli. Mereka mendesak agar ada tindakan nyata dari pihak pengelola platform digital.

Pakar telekomunikasi dan digital, Heru Sutadi, menyatakan bahwa tanggung jawab utama dalam penanganan iklan atau promosi judi online yang merajalela di kolom komentar media sosial berada di tangan platform itu sendiri. Hal ini karena mereka memiliki kemampuan teknis yang lebih memadai.

"Platform digital memiliki kapasitas lebih untuk mendeteksi dan membersihkan konten negatif tersebut," ujar Heru Sutadi.

Beliau menambahkan bahwa platform-platform tersebut seharusnya dapat secara proaktif mengidentifikasi dan menghapus konten-konten yang melanggar aturan dan norma yang berlaku.

Munculnya spam judi online ini tentu menimbulkan berbagai dampak negatif bagi pengguna media sosial. Selain mengganggu kenyamanan, konten tersebut juga berpotensi merusak citra platform.

Oleh karena itu, desakan agar platform digital lebih serius dalam melakukan mitigasi semakin menguat. Tindakan tegas sangat diharapkan untuk menjaga ekosistem digital yang sehat.

Pihak platform digital perlu meningkatkan sistem deteksi dan moderasi konten mereka. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran praktik-praktik ilegal.

Upaya kolaboratif antara platform, regulator, dan masyarakat juga dapat menjadi solusi jangka panjang. Dengan demikian, ruang digital dapat menjadi lebih aman dan nyaman bagi semua.