BISNISMARKET.COM - Banjir besar yang merendam kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disebut warga sebagai kejadian pertama dalam sejarah dengan dampak paling parah. 

Peristiwa ini melanda Kampung Cicerawet, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam durasi lama. 

Ketinggian air bahkan mencapai sekitar dua meter hingga hampir menyentuh atap rumah warga, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total dan memaksa puluhan keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

Sedikitnya 68 kepala keluarga dilaporkan terdampak, sementara warga berupaya menyelamatkan barang berharga dengan menaruhnya di lokasi lebih tinggi.

Banjir diduga terjadi akibat meluapnya Kali Cisarapati yang mengalami penyempitan aliran sehingga tidak mampu menampung debit air hujan yang meningkat drastis. 

Selain merendam permukiman, arus deras juga menyeret sebuah mobil di Jalan Bali Raya Sentul. Setelah air mulai surut, kawasan Sentul City dipenuhi lumpur tebal yang sempat mengganggu akses jalan, meski kini sebagian besar jalur utama telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.

Tim teknis setempat saat ini masih melakukan identifikasi menyeluruh terkait penyebab meluapnya debit air yang tidak biasa tersebut guna merumuskan langkah mitigasi jangka panjang. 

Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat banjir kali ini dinilai sebagai yang terparah dan belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan Sentul.***