BISNIS MARKET- Idol K-Pop generasi kedua yakni Choi Siwon atau Siwon Suju (Super Junior) kembali picu kontroversi global gara-gara unggahannya di story barunya.

Kontroversi dari Choi Siwon atau Siwon Suju ini kembali memanas sejak unggahannya untuk tokoh konservatif Amerika, Charlie Kirk.

Meski sudah dihapus dan dijelaskan sebagai ungkapan duka pribadi, posting itu memicu tagar #SIWON_OUT dan gelombang kritik global.

Hingga kemudian situasi semakin memanas setelah Choi Siwon membagikan video soal gereja di Nigeria yang disebut dibakar "Islamists".

"Orang Kristen Nigeria menolak menyerah pada iman mereka setelah kelompok Islamis membakar gereja mereka hingga rata dengan tanah." tulis Siwon dalam storynya itu.

Terkait unggahannya ini, publik menilai Siwon bersikap tidak adil, bersuara untuk kasus itu tapi bungkam soal tragedi Gaza, hingga memunculkan tuduhan Islamophobia.

Lebih-lebih ia merupakan ambassador UNICEF, hasilnya masalah malah semakin memanas. 

Lalu publik mempertanyakan konsistensi dan netralitasnya sebagai Ambassador UNICEF, sebab duta kemanusiaan seharusnya membela semua korban tanpa pilih kasih.

Viralnya unggahan sang idol sehingga menimbulkan kontroversi sang idol, akhirnya Fandom Super Junior pun terpecah menjadi dua.