BISNISMARKET.COM - Semua umat islam seharusnya tahu bahwa agama memberikan memberikan berbagai macam kemudahan, termasuk bagi mereka yang mendapatkan halangan untuk melaksanakan ibadah puasa ramadhan seperti ketika sedang terjangkit sebuah penyakit yang cukup parah sehingga berbahaya kalau sedang berpuasa, mengandung janin, menyusui, atau memang uzur. Adapun untuk mengganti puasa tersebut bagi mereka bisa dengan cara membayar fidyah.
Dari penjelasan tersebut sudah bisa disimpulkan bahwa islam tetap memberikan kesempatan beribadah kepada mereka yang tidak mampu berpuasa. Selain itu, adanya fidyah juga akan sangat membantu mereka yang sedang sangat kekurangan. Beban mereka jadi lebih ringan karena makanan yang didapatkan.
Kemudian, untuk jenis apa saja yang bisa digunakan fidyah adalah berupa makanan pokok, berupa uang tunai, maupun hidangan siap saji.
Begini Cara Membayar Fidyah yang Sesuai Ketentuan
Terkadang ada saja umat muslim yang masih merasa kebingungan melakukan hal tersebut, meskipun sebenarnya itu tidak terlalu sulit. Mereka tinggal membaca penjelasan yang ada di bawah ini.
Hitung Jumlah yang Wajib Dibayar
Mereka yang memang sudah memenuhi syarat tidak bisa seenaknya menentukan berapa banyaknya makanan yang diberikan kepada mereka yang berhak. Itu harus sejumlah dengan ukuran satu mud sesuai dengan ketentuan.
Konversi dari satu mud itu sendiri kalau menggunakan beras adalah kurang lebih 0,675 Kg atau sekitar 0.75 liter beras dan itu bisa digunakan untuk mengganti satu hari puasa Ramadhan. Jika seseorang ingin menggunakan uang saja, maka dia harus menyerahkannya seharga satu mud tersebut.
Bagaimanakah Cara Membayar Fidyah?