BISNISMARKET.COM - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah mengambil langkah antisipatif besar dengan menyiapkan dana tunai mencapai Rp23,18 triliun. Jumlah fantastis ini disiapkan khusus untuk memenuhi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
Persiapan likuiditas masif ini dijadwalkan berlaku efektif selama periode krusial, yakni mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Periode tersebut merupakan masa di mana aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat diprediksi meningkat tajam seiring mendekatnya hari kemenangan.
Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan bahwa tidak terjadi kendala dalam pelayanan perbankan kepada nasabah selama musim libur panjang tersebut. Ketersediaan uang tunai menjadi prioritas utama BTN dalam menghadapi lonjakan permintaan.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan komitmen bank dalam menjaga stabilitas layanan selama periode puncak tersebut. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk kebutuhan hari raya.
"Kami berupaya memastikan ketersediaan uang tunai bagi nasabah selama periode Ramadan dan Idul Fitri. BTN telah menyiapkan likuiditas yang memadai agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap dapat dilayani dengan optimal,” ujar Ramon di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Dari total dana yang disiapkan, porsi signifikan dialokasikan untuk mesin-mesin layanan otomatis. Sekitar Rp8,63 triliun, setara dengan 37 persen dari total dana, akan digunakan untuk pengisian ulang (top-up) pada mesin ATM dan CRM milik BTN di berbagai wilayah operasional.
Selain fokus pada layanan digital dan ATM, BTN juga meningkatkan kesiapan likuiditas di kantor-kantor cabangnya. Peningkatan ketersediaan di cabang ini dilakukan lebih besar dibandingkan kondisi normal untuk mengantisipasi transaksi tatap muka.
Sementara itu, BTN juga secara paralel terus menggalakkan penggunaan layanan transaksi non-tunai. Bank mendorong nasabah untuk lebih aktif memanfaatkan aplikasi super app mereka, bale by BTN, demi efisiensi dan kemudahan bertransaksi.
"BTN memastikan seluruh infrastruktur layanan perbankan, baik jaringan kantor cabang, ATM, maupun kanal digital tetap beroperasi optimal guna mendukung kenyamanan transaksi nasabah selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini,” pungkas Ramon Armando.