BISNISMARKET.COM - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) telah menetapkan jadwal penyesuaian kegiatan operasional menyambut dua momen besar, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1446 H/Tahun 2025. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan volume transaksi menjelang dan selama hari libur nasional.
Periode libur panjang yang mencakup perayaan keagamaan tersebut menuntut bank swasta ini untuk mengatur kembali ketersediaan layanan tatap muka di seluruh jaringan kantor cabangnya. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan efisiensi operasional dan kebutuhan nasabah selama masa libur.
Bank telah mengumumkan bahwa seluruh kegiatan operasional di kantor cabang tidak akan dilaksanakan pada rentang waktu 18 hingga 22 Maret 2026. Informasi ini menjadi panduan penting bagi nasabah yang berencana melakukan transaksi fisik selama periode tersebut.
"Terkait operasional kantor cabang pada libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Budiman menjelaskan bahwa pada 18-22 Maret 2026 seluruh kegiatan kantor cabang tidak beroperasi,” kata Budiman Tanjung, Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga, Jumat, 13 Maret 2026.
Para nasabah yang membutuhkan layanan tatap muka secara langsung tidak perlu khawatir sepenuhnya, sebab beberapa cabang akan beroperasi dengan jam terbatas. Layanan kantor cabang dijadwalkan kembali beroperasi secara normal pada hari Rabu, 25 Maret 2026.
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan mendesak nasabah, perseroan tetap mengoperasikan sebagian kantor cabang secara terbatas pada tanggal 23 hingga 24 Maret 2026. Nasabah disarankan untuk memantau informasi lebih lanjut mengenai cabang mana saja yang beroperasi.
"Adapun daftar lengkap operasional kantor cabang, Digital Lounge dan Digital Branch dapat diakses melalui website CIMB Niaga,” ujar beliau.
Untuk memastikan kelancaran aktivitas nasabah meskipun cabang tutup, CIMB Niaga secara intensif mengoptimalkan layanan digital melalui Aplikasi OCTO. Langkah ini menekankan pergeseran fokus layanan ke arah digital selama periode libur panjang.
Menurut Budiman Tanjung, layanan digital yang andal menjadi semakin krusial saat Ramadan dan Idulfitri, mengingat masyarakat memerlukan solusi keuangan yang praktis di tengah padatnya aktivitas. Layanan digital yang mumpuni sangat membantu mobilitas nasabah.