BISNISMARKET.COM - Menjelang perayaan akbar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah antisipatif guna mengamankan mobilitas warga. Langkah konkret ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan terjadi saat puncak acara berlangsung.

Persiapan ini berfokus pada penyediaan infrastruktur pendukung, khususnya fasilitas parkir resmi bagi masyarakat yang akan memadati lokasi perayaan utama. Lokasi sentral perayaan HUT Jakarta tahun ini ditetapkan berada di kawasan strategis Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Secara total, Dishub DKI Jakarta telah memetakan dan menyiapkan sebanyak 21 kantong parkir resmi yang tersebar di sekitar area Bundaran HI. Ketersediaan kantong parkir ini diharapkan dapat menampung kendaraan pengunjung secara terpusat, sehingga mengurangi potensi parkir liar.

Perayaan puncak HUT ke-499 Jakarta ini dijadwalkan akan dilaksanakan dalam rentang waktu dua hari penuh, yakni pada tanggal 27 hingga 28 Juni 2026 mendatang. Waktu ini menjadi periode krusial bagi petugas untuk memastikan semua aspek keamanan dan ketertiban berjalan optimal.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, secara resmi menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warga yang berencana hadir dalam rangkaian acara tersebut. Imbauan ini bertujuan utama untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar pusat perayaan.

"Masyarakat kami imbau menggunakan kantong parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan agar arus lalu lintas tetap terjaga," ujar Budi Awaluddin pada hari Kamis, 25 Juni 2026.

Inti dari imbauan tersebut adalah meminta kesadaran kolektif masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas parkir yang telah disiapkan secara resmi oleh pemerintah daerah. Hal ini merupakan kunci utama untuk menghindari penumpukan kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan parah.

Dengan tersedianya 21 titik parkir resmi, diharapkan para pengunjung dapat memarkirkan kendaraannya dengan aman dan tertib. Langkah ini merupakan upaya proaktif Dishub DKI dalam mengurai potensi kepadatan lalu lintas di jantung kota Jakarta.

Dilansir dari JakartaHype.com, langkah koordinasi ini menunjukkan keseriusan Dishub dalam memfasilitasi warga sekaligus menjaga fungsi jalan raya tetap berjalan sebagaimana mestinya selama momen penting perayaan hari jadi ibu kota.