BISNISMARKET.COM - Fenomena menarik terjadi di pasar modal Indonesia pada perdagangan hari Selasa, 19 Mei 2026. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) yang cukup substansial pada saham PT Bumi Resources Tbk dengan kode emiten BUMI.
Aksi pembelian kolektif oleh investor asing ini terjadi bersamaan dengan kondisi pasar yang kurang menguntungkan bagi saham BUMI. Pada hari yang sama, harga saham BUMI mengalami penurunan yang cukup signifikan dari sesi perdagangan sebelumnya.
Secara spesifik, nilai pembelian bersih (net buy) yang dibukukan oleh investor asing pada saham BUMI mencapai angka Rp 66,61 miliar. Angka ini menunjukkan adanya optimisme jangka panjang di tengah volatilitas harga harian.
Peristiwa ini menjadi sorotan utama karena menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara sentimen pasar jangka pendek dan keputusan investasi asing. Umumnya, aksi beli besar sering dikaitkan dengan kenaikan harga, namun kali ini terjadi pada saat koreksi.
Menurut informasi yang dihimpun, meskipun terjadi tekanan jual yang membuat harga saham terkoreksi, para pelaku pasar asing melihat ini sebagai peluang akumulasi. Mereka memanfaatkan penurunan harga untuk mendapatkan posisi lebih besar di emiten batu bara tersebut.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, aksi beli bersih senilai Rp 66,61 miliar tersebut menjadi indikator penting mengenai pandangan investor internasional terhadap prospek fundamental BUMI. Hal ini patut dicermati oleh investor domestik.
Investor asing menunjukkan minat kolektif yang kuat pada saham BUMI meskipun terkoreksi tajam, sebuah situasi yang sering dianalisis sebagai sinyal kepercayaan terhadap valuasi perusahaan di masa mendatang. Mereka melihat penurunan harga sebagai diskon.
"Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 66,61 miliar pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada perdagangan hari Selasa, 19 Mei 2026," demikian dicatat oleh sumber data pasar.
Lebih lanjut, sumber tersebut menegaskan bahwa "Aksi pembelian ini terjadi bersamaan dengan penurunan harga saham BUMI yang cukup signifikan pada hari tersebut," menggarisbawahi kontradiksi yang terjadi di lantai bursa.