BISNIS MARKET - Abdurrahman bin Auf radhiyallahu 'anhu adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling terkenal, bukan hanya karena keimanannya yang teguh, tetapi juga karena kesuksesannya yang fenomenal di dunia bisnis.

Abdurrahman bin Auf dijuluki sebagai "Tangan Emas" karena setiap usaha yang disentuhnya selalu membuahkan hasil berlipat ganda, menjadikannya salah satu orang terkaya di masanya.

Kisah bisnisnya adalah teladan sempurna tentang bagaimana seorang Muslim dapat menaklukkan dunia tanpa melupakan akhirat.

Kisah ini dimulai saat Abdurrahman bin Auf hijrah dari Mekkah ke Madinah. Beliau terpaksa meninggalkan seluruh hartanya yang melimpah di Mekkah, tiba di Madinah dalam keadaan tidak membawa harta sama sekali.

Di Madinah, Nabi Muhammad SAW mempersaudarakannya dengan Sa'ad bin Ar-Rabi', seorang saudagar kaya dari kaum Anshar. Sa'ad menunjukkan kemurahan hati yang luar biasa dengan menawarkan separuh hartanya bahkan menawarkan salah satu istrinya untuk diceraikan kepada Abdurrahman.

Namun, jawaban Abdurrahman bin Auf mencerminkan mentalitas seorang entrepreneur sejati yang berpegang pada kehormatan diri dan tawakkal: “Semoga Allah memberkahimu pada keluarga dan hartamu. Aku tidak butuh itu semua. Cukup tunjukkan saja kepadaku di mana letak pasar.”

Dengan modal yang minim (ada riwayat menyebut hanya 2 atau 4 Dinar dari hasil menjual dagangan kecil) dan keberanian, beliau pergi ke pasar dan memulai kembali bisnisnya dari bawah, berdagang mentega dan keju.

Dalam waktu yang sangat singkat, bisnis Abdurrahman bin Auf berkembang pesat. Keberhasilannya didasarkan pada tiga pilar utama yang sesuai dengan etika bisnis Islam:

- Kejujuran dan Kredibilitas (Amanah)