HOUSTON, BisnisMarket.com Cristiano Ronaldo membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Menghadapi Uzbekistan di NRG Stadium, Houston, kapten timnas Portugal ini tampil kesetanan setelah sempat menerima kritik akibat hasil imbang di laga pembuka melawan DR Kongo.

Portugal langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit. Memanfaatkan umpan silang mendatar dari João Cancelo, Ronaldo menyambar bola di tiang dekat untuk menaklukkan kiper Uzbekistan, Abduvohid Nematov. Gol cepat ini langsung mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai satu-satunya pemain sepak bola pria yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda (2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026).

Dominasi Portugal berlanjut di menit ke-17 ketika Nuno Mendes melepaskan eksekusi tendangan bebas melengkung yang indah sebagai gol kedua. Sebelum babak pertama usai, tepatnya di menit ke-39, Ronaldo kembali unjuk gigi. Menerima umpan terobosan matang dari Bruno Fernandes, CR5 mengarahkan bola secara akurat ke sudut jauh gawang Uzbekistan, mengubah skor menjadi 3-0 sekaligus menandai gol ke-10 sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia. Angka ini resmi mematahkan rekor legendaris milik Eusébio (9 gol) sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di Piala Dunia.

Pada babak kedua, Seleção das Quinas tidak mengendurkan serangan. Tekanan intensif berujung pada gol bunuh diri kiper Nematov di menit ke-60 akibat kemelut di depan gawang, sebelum pemain pengganti Rafael Leão menutup pesta gol pada menit ke-87 dengan sepakan keras ke langit-langit gawang memanfaatkan operan Nelson Semedo.

Dengan kemenangan telak 5-0 ini, Portugal langsung melesat ke puncak klasemen sementara Grup K dan memperbesar peluang mereka untuk lolos ke babak sistem gugur Piala Dunia 2026. (*)