BisnisMarket.com - Menjadi suatu yang diidamkan setiap mukmin adalah keberkahan. Berkah mengacu pada anugerah yang Allah berikan dan mempunyai efek menyenangkan hati dan penuh manfaat. Namun ada penyebab dicabutnya berkah dalam hidup yang tak boleh dihiraukan.
Keberkahan merupakan perasaan cukup dan bahagia semata-mata karena mendapat ridho dan rahmat Allah. Akan tetapi jika keberkahan tersebut dihapuskan, maka perjalanan hidup pun akan terasa penuh kehampaan.
Sebab itu, artikel ini akan membantu menjabarkan dengan ringkas tentang penyebab dihilangkannya berkah oleh Allah terhadap kehidupan hamba-Nya serta bagaimana cara menjemput berkah itu agar kembali lagi.
Berkah bukan sekedar peningkatan kualitas dan kuantitas dari materi kekayaan. Lebih dari itu berkah mencakup kedamaian, kebahagiaan, syukur, dan kecukupan dalam segala aspek.
Penyebab Keberkahan Hilang
Berkah berasal langsung diberikan oleh Allah kepada makhluknya yang taat dan beriman. Namun keberkahan ini bisa saja ditarik kembali karena disebabkan dosa yang dilanggar.
1. Melalaikan Shalat
Sudah menjadi kewajiban agar mengerjakan shalat setiap waktu yang sudah ditentukan. Namun kelalaian hingga meninggalkan ritual ini tanpa adanya udzur, maka menyadi penyebab dicabutnya berkah seseorang ketika hidup.
Surah Al-Ma’un telah menyiratkan bahwa hubungan Allah dengan hamba-Nya melalui shalat yang dijalankan kaum mukmin, haruslah dilaksanakan. Sebab adanya kelalaian shalat bisa membuat sang hamba celaka.
Shalat tidak semata-mata menjaga hubungan hamba dan Tuhannya, melainkan sebagai pembersih hati bagi yang menjalankannya.
2. Konsumsi Makanan Tak Halal
Apapun yang masuk ke dalam badan baik makanan, minuman, obat, cairan suntik jika didapatkan dengan cara haram, maka bisa menghilangkan berkah kehidupan.
Harta yang haram misal didapatkan dari korupsi, judi, penipuan, dan riba tak akan pernah menjadi halal.
Dalam satu hadist yang didokumentasikan Tirmirdzi bahwa Nabi menyatakan jika neraka lebih layak untuk daging yang tumbuh dari hasil keharaman harta,
Ini termasuk ke dalam makanan dan minuman yang asalnya haram seperti babi dan alkohol. Keharaman makanan itu bisa menutupi hati dan mencegah rahmat Allah untuk manusia.