JAKARTA , BISNISMARKET.COM Heat stroke atau serangan panas adalah kondisi medis darurat yang terjadi ketika suhu tubuh melonjak hingga 40 derajat Celsius atau lebih, dan tubuh kehilangan kemampuan untuk mengatur suhu internal.

Kondisi ini berkembang sangat cepat dan berpotensi menyebabkan kerusakan permanen pada otak, jantung, dan ginjal, bahkan berujung pada kematian jika penanganan tidak segera dilakukan.

Oleh karena sifatnya yang gawat darurat, setiap orang perlu memahami langkah pertolongan pertama yang benar saat menemukan seseorang diduga mengalami heat stroke.

Penanganan dalam beberapa menit pertama sangat krusial untuk menurunkan suhu tubuh korban sebelum mendapatkan perawatan medis profesional.

Meskipun para ahli menekankan bahwa penderita harus segera dibawa ke rumah sakit, ada beberapa tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi semakin memburuk saat menunggu bantuan tiba.

Kenali Tanda-Tanda Serangan Panas

Sebelum memberikan pertolongan, penting untuk memastikan korban menunjukkan gejala khas heat stroke, antara lain:
- Suhu tubuh mencapai 40°C atau lebih.

- Kulit terasa sangat panas (bisa kering atau lembap).
- Pusing hebat dan sakit kepala parah.
- Mual atau muntah.
- Pernapasan dan detak jantung menjadi cepat.
- Kebingungan, kesulitan berbicara, atau kejang.
- Penurunan kesadaran atau pingsan.

Gejala-gejala ini sering muncul setelah seseorang melakukan aktivitas fisik berat di bawah cuaca panas ekstrem.