JAKARTA, BisnisMarket.com - Kabar mengejutkan datang dari industri musik Indonesia. Vokalis ternama grup band Kotak, Tantri Syalindri, diduga menjadi salah satu korban penipuan investasi bodong dengan taksiran total kerugian mencapai hampir Rp10 miliar. Pelaku utama yang diduga menjalankan skema ini adalah Poppy Nupitasari, yang disebut sebagai sahabat dekat Tantri.
Tantri membagikan kronologi dan modus operandi penipuan tersebut melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya.
Bermula dari Hubungan Wali Murid
Hubungan pertemanan antara Tantri dan Poppy terjalin sejak tahun 2021, dipupuk melalui kedekatan sebagai sesama orang tua murid di sekolah anak-anak mereka. Selama pertemanan tersebut, Poppy dikenal sebagai sosok yang suportif dan sering memberikan bantuan kepada Tantri.
Tingkat kepercayaan yang tinggi ini dimanfaatkan oleh Poppy pada tahun 2025. Ia mengajak Tantri untuk bekerja sama dan berinvestasi dalam bisnis yang diklaimnya sedang dijalankan.
"Dalam prinsip hidupku, urusan bisnis dan uang aku sangat berhati-hati sekali. Namun karena kepercayaan yang sudah terbangun dan pengalaman yang selama ini berjalan lancar, aku akhirnya luluh juga. Bisnis ini berupa modal pembelian produk," ungkap Tantri dalam unggahannya.
Modus Operandi dan Hilangnya Kontak Pelaku
Skema penipuan berkedok modal produk ini berjalan mulus selama hampir satu tahun. Perputaran uang tampak normal, membuat para korban terbuai dan menyetorkan modal dalam jumlah yang semakin besar.
Titik balik terjadi pada pertengahan Juni ini. Setelah korban menyelesaikan transaksi kloter terbaru dengan dana segar dalam jumlah besar, pelaku diduga langsung memutus semua jalur komunikasi.