MEKKAH, BisnisMarket.com – Di tengah gema jutaan suara jemaah yang memadati Tanah Suci, satu kalimat terdengar mendominasi ruang udara: "Labbaik Allahumma Labbaik". Kalimat ini, yang dikenal sebagai bacaan Talbiyah, bukan sekadar rangkaian kata tanpa makna. Ia adalah ikrar ketaatan, cinta, dan penyerahan diri total seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Namun, apa sebenarnya arti dan sejarah di balik kalimat yang menggetarkan hati ini?

Arti dan Teks Lengkap Talbiyah

Bacaan Talbiyah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Latin: Labbaikallahumma Labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.

Artinya: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu."

Sejarah: Jawaban Atas Seruan Nabi Ibrahim

Akar dari kalimat ini bermula ribuan tahun lalu. Setelah Nabi Ibrahim AS selesai membangun Kakbah, Allah SWT memerintahkannya untuk menyeru manusia agar datang berhaji (QS. Al-Hajj: 27).