BISNISMARKET.COM - Ratusan warga yang mendiami area Situ Rompong di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, bersiap menggelar aksi unjuk rasa. Aksi demonstrasi ini dijadwalkan akan terlaksana pada hari Kamis, 11 Juni 2026 mendatang.
Tujuan utama dari aksi massa ini adalah untuk menyampaikan keberatan warga terkait munculnya klaim kepemilikan atas lahan yang selama ini mereka tempati. Mereka menuntut adanya kejelasan atas status tanah yang menjadi tempat tinggal ratusan kepala keluarga (KK).
Aksi protes ini dipicu oleh kejutan yang dialami oleh warga setempat. Mereka baru mengetahui bahwa ada pihak lain yang mengklaim memiliki sertifikat resmi di atas tanah yang telah dihuni turun-temurun.
Kejadian ini menimbulkan keresahan mendalam di kalangan warga, mengingat mereka telah lama menganggap lahan tersebut sebagai tempat tinggal mereka yang sah. Mereka merasa terancam dengan adanya dokumen kepemilikan baru tersebut.
Rencananya, para demonstran akan memusatkan aksi mereka di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel). Lokasi ini dipilih sebagai representasi institusi hukum yang diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini.
Dilansir dari Infotren.id, aksi ini merupakan bentuk nyata dari kekecewaan warga terhadap proses administrasi pertanahan yang baru terungkap ini. Warga merasa perlu mengutarakan aspirasi mereka secara langsung kepada penegak hukum.
Warga mengaku sangat terkejut setelah mengetahui adanya pihak yang disebut memiliki sertifikat resmi di atas tanah yang dihuni ratusan kepala keluarga (KK) tersebut. Hal ini menunjukkan adanya potensi konflik agraria yang signifikan di kawasan tersebut.
Ratusan warga Situ Rompong, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis, 11 Juni 2026, sebagaimana informasi yang diterima.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap munculnya klaim kepemilikan atas lahan yang selama puluhan tahun mereka tempati, sebagaimana disampaikan oleh perwakilan warga setempat.