BISNISMARKET.COM - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus melaju kencang, dengan fokus signifikan kini tertuju pada infrastruktur fundamental di bawah permukaan tanah. Jaringan utilitas terintegrasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi kota masa depan yang modern dan efisien.
Salah satu elemen krusial dalam konsep kota pintar ini adalah pembangunan Multi Utility Tunnel (MUT). Terowongan bawah tanah ini dirancang untuk menampung berbagai kebutuhan utilitas kota secara terpusat, menjaga estetika permukaan tetap prima.
Kabar terbaru mengenai progres MUT disampaikan langsung oleh otoritas terkait. "Total panjang MUT yang sudah terbangun adalah 72,6 km," kata Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H Sumadilaga, melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia pada Minggu (12/4/2026).
Jaringan MUT ini bukan sekadar koridor kabel biasa, melainkan sistem terstruktur yang mendukung distribusi layanan secara optimal di seluruh kawasan. Keberadaannya sangat vital untuk menopang operasional bangunan dan fasilitas di IKN.
Danis H Sumadilaga menjelaskan fungsi spesifik dari infrastruktur bawah tanah yang masif ini. "Jaringan MUT berada dibawah trotoar jalan untuk melayani kebutuhan utilitas bangunan gedung dan kawasan di sepanjang jalan tersebut," jelasnya.
Pembangunan infrastruktur bawah tanah ini diprioritaskan di kawasan inti pusat pemerintahan, yang akan menjadi pusat aktivitas kenegaraan di masa mendatang. Target penyelesaian proyek ini sejalan dengan jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.
Mengenai batas waktu penyelesaian di area vital, Danis H Sumadilaga menegaskan komitmen pemerintah. "MUT di kawasan inti pusat pemerintahan yang dibangun melalui APBN ditargetkan selesai pada Tahun 2028," ujarnya.
Sementara utilitas bawah tanah terus dikebut, pembangunan struktur fisik di atas permukaan juga berjalan secara bertahap. Kompleks-kompleks penting, mulai dari lembaga legislatif hingga yudikatif, kini sedang dalam proses konstruksi.
Meskipun demikian, skala proyek IKN yang besar dan kompleks membuat progres pembangunan fisik di permukaan masih berada di fase awal. Dukungan infrastruktur bawah tanah akan menjadi fondasi sebelum semua elemen ini beroperasi penuh.