AMERIKA SERIKAT, BisnisMarket.com - Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian besar bagi seorang Mikel Oyarzabal. Sempat meratapi nasib karena harus melewatkan edisi Piala Dunia 2022 akibat cedera parah, penyerang nomor punggung 21 ini kini bangkit dan menjelma sebagai sosok protagonis utama di lini serang La Roja.

Namanya kian dielu-elukan publik setelah memimpin Spanyol menghancurkan Austria dengan skor 3-0 pada babak 32 besar di Los Angeles Stadium. Dua dari tiga gol kemenangan Spanyol dilesakkan oleh kaki dingin kapten Real Sociedad ini. Kemenangan tersebut sekaligus memutus kutukan buruk Spanyol yang tidak pernah menang di fase gugur Piala Dunia sejak tahun 2010.

Kepercayaan Penuh dari Luis de la Fuente

Hubungan emosional dan profesional antara Mikel Oyarzabal dan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, bukanlah hal baru. Keduanya telah bekerja sama di berbagai level umur tim nasional selama lebih dari satu dekade. Kedekatan inilah yang membuat De la Fuente sangat memahami atribut terbaik Oyarzabal.

Meski lini depan Spanyol dihuni oleh talenta muda sensasional seperti Lamine Yamal dan Dani Olmo, Oyarzabal tetap dipercaya mengemban posisi ujung tombak fungsional (false nine atau striker murni). Kepercayaan itu dibayar tuntas. Selama 18 bulan terakhir sebelum turnamen dimulai, ia sudah mengemas 11 gol bagi negaranya. Ketajamannya pun berlanjut ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan total koleksi 4 gol sejauh ini (2 gol ke gawang Arab Saudi di fase grup dan 2 gol ke gawang Austria di 32 besar).

Karakter Bermain dan Mentalitas Juara

Lahir di Eibar pada 21 April 1997, pemain bernama lengkap Mikel Oyarzabal Ugarte ini dikenal memiliki etos kerja yang luar biasa. Ia bukanlah tipe striker statis yang hanya menunggu bola di kotak penalti. Karakteristik utamanya meliputi:

Versatilitas Tinggi: Mampu beroperasi sama baiknya sebagai penyerang sayap kiri, kanan, maupun penyerang tengah.

Penempatan Posisi (Off-the-ball movement): Gol pertamanya ke gawang Austria yang memanfaatkan umpan tarik Marc Cucurella adalah bukti nyata betapa cerdasnya Oyarzabal mencari ruang kosong di pertahanan lawan.