BISNISMARKET.COM - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara baru-baru ini mengumumkan keberhasilan signifikan dalam penerbitan obligasi global mereka di pasar internasional. Kesuksesan ini menjadi indikasi kuat bahwa minat investor asing terhadap peluang investasi yang ditawarkan oleh Indonesia tetap berada pada tren yang sangat positif.

Penerbitan obligasi global yang dilakukan oleh Danantara tersebut memiliki nilai nominal sebesar US$ 1,5 miliar. Jumlah ini menjadi penanda penting mengenai sejauh mana pasar global memberikan respons positif terhadap instrumen investasi yang diterbitkan oleh lembaga tersebut.

Salah satu tolok ukur utama keberhasilan tersebut adalah tingginya antusiasme dari para pemodal asing. Obligasi yang dilepas ke pasar global ini dilaporkan mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga mencapai tiga kali lipat dari total penawaran yang tersedia.

Tingginya kepercayaan pasar internasional ini terlihat dari total puncak pemesanan yang berhasil dicapai selama periode penawaran berlangsung. Nilai akumulasi pemesanan tersebut tercatat menyentuh angka fantastis, yakni mencapai US$ 4,6 miliar.

Angka pemesanan sebesar US$ 4,6 miliar tersebut jika dikonversi setara dengan kurang lebih Rp 81,40 triliun. Besaran nominal ini secara eksplisit menunjukkan bahwa instrumen utang yang dikeluarkan Danantara sangat diminati oleh investor di kancah global.

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani, memberikan konfirmasi mengenai tingginya minat pasar terhadap obligasi tersebut. Beliau menekankan bahwa respons yang diterima jauh melampaui ekspektasi awal yang telah ditetapkan oleh manajemen.

"Obligasi global yang diterbitkan tersebut mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga mencapai tiga kali lipat," ungkap Rosan Roeslani.

Lebih lanjut, Rosan Roeslani menegaskan signifikansi dari tingginya permintaan tersebut dalam konteks kepercayaan global. "Puncak pemesanan tercatat mencapai US$ 4,6 miliar, atau setara dengan sekitar Rp 81,40 triliun, menandakan tingginya kepercayaan pasar internasional," kata beliau.

Keberhasilan penerbitan ini sekaligus memperkuat narasi bahwa Indonesia menjadi destinasi investasi yang menarik dan menjanjikan di mata komunitas keuangan dunia. Hal ini penting sebagai modalitas bagi BPI Danantara dalam menarik dana segar untuk pembangunan nasional.