BISNISMARKET.COM - Pengelola resmi Desa Wisata Penglipuran telah mengumumkan jadwal pasti untuk penyelenggaraan Penglipuran Festival yang akan datang pada tahun 2026. Acara tahunan yang menjadi magnet pariwisata ini direncanakan berlangsung selama tiga hari penuh.

Festival bergengsi ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada rentang waktu 9 hingga 11 Juli 2026. Keputusan mengenai tanggal ini diambil setelah melalui proses evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan festival di tahun-tahun sebelumnya.

Lokasi utama perhelatan akbar ini dipastikan tidak akan bergeser dari kawasan ikonik Desa Wisata Penglipuran. Destinasi wisata budaya ini terletak strategis di wilayah Kabupaten Bangli, Bali.

Penetapan lokasi ini menunjukkan komitmen pengelola untuk mempertahankan autentisitas dan suasana khas desa dalam penyelenggaraan festival. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga citra Penglipuran sebagai desa wisata berkelanjutan.

Wayan Sumiarsa, selaku Manajer Desa Wisata Penglipuran, memberikan pandangan mengenai strategi baru yang akan diterapkan. Ia menegaskan bahwa penyesuaian telah dilakukan dalam kerangka peningkatan mutu acara.

"Meskipun ada penyesuaian strategi, festival ini diproyeksikan masih akan mampu menarik minat ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Wayan Sumiarsa.

Penyesuaian strategi yang dimaksudkan adalah bagian integral dari upaya berkelanjutan pengelola untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung secara keseluruhan. Fokus utama kini bergeser pada kualitas ketimbang kuantitas semata.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, persiapan matang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan bagi ekosistem pariwisata lokal di Bali, khususnya di kawasan Bangli.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jakartahype. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.