TEXAS, BisnisMarket.com - Laga perdana Grup F yang mempertemukan Belanda dan Jepang menyajikan pertarungan taktik tingkat tinggi antara penguasaan bola Eropa dengan transisi cepat khas Asia. Setelah babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0, intensitas pertandingan meningkat drastis di paruh kedua.
Pada Menit ke-50 Belanda membuka keunggulan lebih dulu lewat skema bola mati. Ryan Gravenberch mengirimkan umpan silang akurat yang disambut dengan sundulan mematikan oleh kapten Virgil van Dijk.
Tak butuh waktu lama bagi Samurai Biru untuk merespons. Hasilnya menit ke-56 melalui kerja sama rapi di sisi kiri, wing-back Keito Nakamura melepaskan tembakan mendatar dari tepi kotak penalti yang sedikit terbentur bek lawan dan mengecoh kiper Bart Verbruggen. Skor berubah 1-1.
De Oranje kembali memimpin pada menit ke-63 setelah Crysencio Summerville menusuk ke dalam dari sisi kanan dan melepaskan tendangan melengkung yang membentur tiang dalam sebelum bersarang ke gawang Zion Suzuki. Ini merupakan gol debut bersejarah bagi Summerville di Piala Dunia.
Ketika kemenangan Belanda sudah di depan mata, Jepang menolak menyerah. Pada menit ke-89 berawal dari sepak pojok di sisi kanan, sundulan Koki Ogawa mengenai tubuh Daichi Kamada di depan gawang, membuat bola berubah arah dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit-menit krusial.
Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi skuad asuhan Hajime Moriyasu yang berhasil menunjukkan mentalitas pantang menyerah hingga peluit panjang berbunyi.
Di sisi lain, hasil ini menjadi pukulan bagi Ronald Koeman karena Belanda gagal mengamankan tiga poin setelah sempat unggul dua kali, sekaligus memutus rekor kemenangan beruntun mereka atas wakil konfederasi AFC di panggung Piala Dunia. Dengan hasil ini, persaingan di Grup F yang juga dihuni oleh Swedia dan Tunisia dipastikan akan berjalan sangat ketat sejak awal turnamen. (*)