JAKARTA, BisnisMarket.com – PT Trans Optima Perkasa (TOP) dan PT Pesonna Optima Jasa (POJ) resmi mengumumkan kemitraan strategis untuk memperkuat ekosistem ride-hailing berbasis kendaraan listrik (EV) di wilayah Jabodetabek. Penandatanganan kerja sama ini ditandai dengan penyerahan 250 unit kendaraan, yang terdiri dari mobil konvensional (ICE) dan kendaraan listrik, sebagai langkah nyata ekspansi layanan mobilitas. Armada baru ini bertujuan memperluas akses layanan, menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mendorong percepatan transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Sinergi antara TOP dan POJ ini merupakan tahap awal dari kolaborasi jangka panjang yang berfokus pada pembangunan ekosistem ride-hailing yang modern dan efisien. Kedua perusahaan berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan yang berkelanjutan. Komitmen ini sejalan dengan visi PT Trans Optima Perkasa untuk menjadi tolok ukur dalam pengelolaan armada yang inovatif dan tepercaya di Indonesia.

Direktur POJ, Ferry Hariawan, menekankan bahwa kerja sama ini memiliki dampak sosial signifikan, terutama dalam upaya pemberdayaan masyarakat. "Melalui kerja sama ini, ada satu hal yang bisa kita dapatkan, yaitu mengurangi angka pengangguran," ujar Ferry Hariawan. Ia menjelaskan bahwa mobil-mobil tersebut akan disewakan kepada mitra pengemudi untuk mendukung layanan taksi daring maupun ride-hailing.

Lebih lanjut, Ferry Hariawan mengungkapkan bahwa POJ, sebagai anak usaha Pegadaian Group dan PT Danantara, turut mengusung misi literasi keuangan bagi para mitranya. "Ke depan, kami juga akan memberikan edukasi kepada mitra driver maupun penumpang mengenai pentingnya investasi emas yang dapat dilakukan melalui Pegadaian," tambah Ferry. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang serta meningkatkan kesejahteraan seluruh pihak dalam ekosistem.

Sementara itu, Chief Executive Officer PT Trans Optima Perkasa, Agung Beratha, menegaskan bahwa potensi industri ride-hailing di Indonesia masih sangat besar seiring tingginya permintaan kendaraan operasional. "Kebutuhan kendaraan untuk ride-hailing masih berada dalam skala yang sangat besar dan menjanjikan," ungkap Agung Beratha. Kondisi ini membuka peluang besar bagi pekerja mandiri, termasuk ibu rumah tangga, untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Agung Beratha menambahkan bahwa TOP memiliki fokus kuat untuk menjaga ekosistem bisnis ride-hailing tetap menguntungkan bagi seluruh pemangku kepentingan. "Kami tidak hanya menyediakan kendaraan bagi Mitra Driver, namun kami juga berfokus agar bisa menjaga Pendapatan yang baik untuk Mitra Driver kami,” tegasnya. Meskipun belum genap tiga tahun beroperasi, TOP kini mengelola lebih dari 1.400 kendaraan di bawah pengawasannya.

Dengan terjalinnya kemitraan bersama Pesonna Optima Jasa, total armada operasional TOP diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 1.650 unit kendaraan. Sebagai bentuk dukungan terhadap keandalan armada, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) memberikan perluasan garansi kendaraan hingga mencapai 500.000 kilometer. Dukungan ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan mitra dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Kemitraan strategis ini menjadi fondasi kuat bagi TOP dan POJ dalam memperkuat infrastruktur mobilitas modern di Jabodetabek. Kolaborasi ini optimistis dapat memperluas penggunaan EV untuk mengurangi emisi karbon sekaligus membuka peluang kerja yang lebih inklusif. Kedua perusahaan berharap sinergi ini berkontribusi pada pengembangan ekosistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan di masa mendatang.