BISNISMARKET.COM - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) telah mengumumkan rencana pembagian dividen tunai yang signifikan kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan apresiasi atas dukungan investor sepanjang tahun buku sebelumnya.
Keputusan final mengenai pembagian keuntungan ini telah mendapatkan restu resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Momen ini menjadi penanda penting bagi alokasi laba perusahaan energi tersebut.
Secara total, emiten energi ini berkomitmen untuk mendistribusikan dividen tunai sebesar US$ 172,3 juta. Nilai tersebut dikonversi ke dalam mata uang rupiah setara dengan nominal kurang lebih Rp 3 triliun, mengacu pada kurs yang berlaku saat ini.
Pembagian keuntungan dalam jumlah besar ini secara langsung memberikan potensi imbal hasil yang menarik bagi investor yang memegang saham PGAS. Imbal hasil yang ditawarkan diperkirakan mencapai angka sekitar 6,9%.
Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, keputusan untuk membagikan dividen ini menandakan bahwa perusahaan telah berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Hal ini menjadi dasar kuat bagi persetujuan pembagian laba tersebut.
Keputusan ini merupakan hasil dari proses pengambilan keputusan yang matang di tingkat pemegang saham. RUPS pada 22 Mei 2026 menjadi forum resmi di mana seluruh pemangku kepentingan menyepakati alokasi laba bersih perusahaan.
Investor yang memegang saham PGAS hingga tanggal yang ditentukan akan menjadi pihak yang berhak menerima bagian dari dividen tunai tersebut. Imbal hasil sebesar 6,9% ini menjadi salah satu daya tarik utama investasi di sektor energi.
Perusahaan menegaskan bahwa pembagian keuntungan ini merupakan wujud nyata dari komitmen PGAS untuk terus memberikan nilai tambah yang signifikan kepada para pemegang sahamnya. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan.
"Keputusan ini diambil setelah perusahaan mendapatkan persetujuan resmi dalam rapat umum pemegang saham yang dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026," demikian disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan mengenai persetujuan pembagian dividen.