BISNISMARKET.COM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, yang berada di bawah wilayah hukum Sulawesi Tenggara, telah mengambil langkah proaktif dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 yang akan datang. Langkah antisipatif ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama perayaan keagamaan tersebut.

Secara spesifik, Polresta Kendari telah memutuskan untuk mengerahkan total 290 anggota kepolisian dari berbagai unit. Jumlah personel ini disiagakan khusus untuk mengawal seluruh tahapan dan rangkaian kegiatan yang terkait dengan peringatan hari besar Idul Adha.

Pengamanan yang terstruktur ini mencakup sebanyak 80 titik lokasi berbeda yang telah ditetapkan sebagai tempat utama pelaksanaan Salat Idul Adha di seluruh area Kendari. Penempatan personel di titik-titik strategis ini bertujuan meminimalisir potensi gangguan keamanan.

Langkah masif ini diambil dengan tujuan fundamental, yaitu memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah Idul Adha dapat terselenggara dengan lancar, damai, dan tanpa adanya kendala yang berarti bagi para jamaah. Hal ini merupakan prioritas utama bagi institusi kepolisian setempat.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Kendari, AKP Iyan Sofyan, memberikan keterangan resmi mengenai rencana operasional pengamanan tersebut kepada publik. Penjelasan ini menguraikan cakupan tugas yang diemban oleh ratusan personel yang dikerahkan.

AKP Iyan Sofyan menegaskan bahwa fokus pengamanan yang telah disusun tidak hanya terbatas pada area pelaksanaan salat berjamaah saja. Personel juga memiliki tugas tambahan untuk mengawasi kegiatan masyarakat lainnya.

"Fokus pengamanan tidak hanya terbatas pada pelaksanaan salat saja, personel juga disebar untuk mengawal aktivitas masyarakat yang memilih menggelar takbir keliling," ujar AKP Iyan Sofyan.

Penyebaran personel untuk mengawal takbir keliling ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengamankan seluruh ekspresi kegembiraan masyarakat selama perayaan Idul Adha. Hal ini diharapkan dapat mencegah potensi gesekan atau insiden yang mungkin timbul selama pawai takbir berlangsung.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, kesiapan Polresta Kendari ini menunjukkan keseriusan aparat dalam mendukung kelancaran perayaan hari besar keagamaan di wilayah Sulawesi Tenggara.