BISNISMARKET.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenhaj) secara resmi telah menginisiasi langkah-langkah awal untuk menyambut musim haji tahun 1448 Hijriah, yang bertepatan dengan tahun 2027 Masehi. Langkah proaktif ini dilakukan segera setelah pemerintah Indonesia menerima konfirmasi jadwal resmi terkait penyelenggaraan haji dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Proses persiapan yang panjang ini menandai dimulainya perencanaan strategis untuk memfasilitasi keberangkatan jutaan jemaah Indonesia di masa mendatang. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan kelancaran ibadah haji tahunan tersebut.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Moch. Irfan Yusuf, menjadi pihak yang mengumumkan jadwal tahapan krusial ini kepada publik. Pihaknya menekankan pentingnya perencanaan yang matang mengingat skala logistik yang terlibat dalam ibadah haji.
Menurut paparan Menteri Irfan Yusuf, seluruh tahapan persiapan utama untuk haji tahun 2027 telah diagendakan untuk dimulai pada akhir bulan Mei 2026. Jadwal ini mencakup berbagai aspek teknis dan administratif yang harus diselesaikan sebelum musim haji tiba.
"Seluruh tahapan persiapan krusial untuk haji tahun 2027 telah diagendakan berlangsung sejak akhir Mei 2026," ujar Moch. Irfan Yusuf.
Proses perencanaan yang dimulai pada pertengahan 2026 ini merupakan sebuah rangkaian panjang yang cukup signifikan dalam persiapan ibadah haji. Tahapan ini dirancang secara sistematis untuk menampung kebutuhan jemaah Indonesia.
Rangkaian persiapan tersebut ditargetkan akan rampung sepenuhnya menjelang momen penting kedatangan perdana jemaah haji Indonesia. Kedatangan rombongan pertama jemaah Indonesia dijadwalkan berlangsung pada bulan April 2027 mendatang.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, langkah awal ini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi semua pemangku kepentingan untuk menyempurnakan segala aspek persiapan, mulai dari akomodasi hingga transportasi di Tanah Suci.