JAKARTA, BisnisMarket.com – Sosok Permadi Arya, atau yang lebih populer dengan nama panggung Abu Janda, kembali menjadi pusat perhatian publik.
Bukan hanya karena gaya bicaranya yang konfrontatif, namun juga karena perpaduan unik antara identitas keagamaannya dengan sikap politiknya yang terang-terangan membela Israel—sebuah posisi yang sangat tidak lazim di Indonesia.
Secara formal, Permadi Arya adalah seorang Muslim. Ia sering mengidentikkan dirinya dengan kelompok Islam moderat dan kultural, khususnya yang berafiliasi dengan tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Dalam berbagai kesempatan, ia kerap tampil mengenakan blangkon atau atribut yang menunjukkan kecintaannya pada budaya lokal Indonesia.
Namun, pemikiran keagamaannya sering dinilai kontroversial oleh arus utama (mainstream). Beberapa poin yang sering ia suarakan meliputi:
Kritik terhadap Arabisasi: Ia sering membedakan antara ajaran Islam dengan budaya Arab, yang menurutnya sering disalahpahami oleh masyarakat Indonesia.
Pluralisme Radikal: Permadi sangat vokal membela hak-hak minoritas di Indonesia, meski caranya seringkali dianggap provokatif oleh kelompok konservatif.
Aktivisme Pro-Israel yang Fenomenal
Yang paling membedakan Permadi Arya dari aktivis Muslim lainnya di Indonesia adalah keberaniannya menyuarakan dukungan terhadap Israel. Di tengah mayoritas masyarakat Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina, Permadi mengambil jalur yang berseberangan.
Beberapa alasan dan aksi yang mendasari label "Aktivis Pro-Israel" padanya antara lain: