BISNISMARKET.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mengumumkan rencana rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan di sejumlah ruas jalan utama ibu kota pada akhir pekan mendatang. Kebijakan ini merupakan langkah antisipatif menyambut penyelenggaraan ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026.

Rekayasa lalu lintas ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, yaitu pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, dan Minggu, 14 Juni 2026. Masyarakat yang memiliki rencana perjalanan pada periode tersebut diminta untuk mempersiapkan diri.

"Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada akhir pekan tersebut diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan," demikian imbauan yang disampaikan oleh pihak Dishub DKI Jakarta.

Pihak otoritas transportasi telah menyiapkan skema pengalihan arus secara komprehensif guna mengurai potensi kepadatan yang mungkin timbul di sekitar zona acara utama. Hal ini bertujuan menjaga kelancaran mobilitas publik meski ada penutupan jalan.

Pelaksanaan BTN JAKIM 2026 sendiri memiliki jadwal waktu yang spesifik untuk kedua hari penyelenggaraan. Pada hari Sabtu (13/6), penutupan dan rekayasa akan efektif mulai pukul 03.00 hingga 07.30 WIB pagi.

Sementara itu, pada hari Minggu (14/6), dampak rekayasa lalu lintas akan terasa lebih lama karena melibatkan sesi utama marathon. Pengalihan arus akan berlangsung dari pukul 03.00 hingga pukul 11.00 WIB.

Informasi mengenai detail ruas jalan yang terdampak dan rute alternatif telah dirilis secara resmi oleh Dishub DKI Jakarta melalui panduan yang telah mereka terbitkan. Hal ini penting bagi pengendara yang melintas di area tersebut.

"Petugas telah menyiapkan skema pengalihan arus untuk mengurai potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi acara," demikian disampaikan oleh Dishub DKI Jakarta, merujuk pada kesiapan personel di lapangan.

Dilansir dari JakartaHype.com, kebijakan ini diambil demi menjamin keamanan dan kelancaran para peserta marathon internasional yang akan melintasi berbagai titik di Jakarta.