BISNISMARKET.COM - Pasar saham Indonesia menunjukkan pergerakan yang menarik pada perdagangan hari Senin, 6 Juli 2026, ditandai dengan penguatan signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Penguatan ini terjadi meskipun data menunjukkan adanya arus keluar dana bersih dari investor asing secara keseluruhan.

Secara agregat, investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih atau net sell di seluruh lini pasar pada hari tersebut. Aktivitas jual ini menunjukkan adanya tekanan jual dari investor mancanegara di bursa saham nasional.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai net sell yang dibukukan investor asing mencapai angka Rp190,9 miliar. Angka ini menegaskan adanya arus keluar dana secara bersih dari pasar saham domestik pada hari tersebut.

Namun, menariknya, penguatan IHSG terjadi karena adanya pembelian substansial dari investor domestik, terutama pada saham-saham unggulan. Aktivitas beli ini berhasil menahan pelemahan indeks secara keseluruhan.

Meskipun terjadi aksi jual asing, terdapat pola pembelian yang terfokus dari investor global pada segmen saham tertentu. Investor internasional dilaporkan memborong saham-saham blue chip yang memiliki fundamental kuat.

Selain saham unggulan, sektor energi juga menjadi magnet bagi investor global pada hari yang sama. Hal ini mengindikasikan adanya optimisme terhadap prospek jangka panjang di sektor sumber daya alam tersebut.

Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, "Pasar saham Indonesia mencatat dinamika menarik pada perdagangan hari Senin, 6 Juli 2026, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat secara signifikan."

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, "Penguatan ini terjadi meskipun secara agregat, investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) di seluruh lini pasar."

Lebih lanjut, data BEI menunjukkan bahwa "total net sell yang tercatat dari investor asing pada hari tersebut mencapai angka Rp190,9 miliar," menurut informasi yang tersedia.